Text
SINGGAH
Tidak semua yang kita cintai ditakdirkan untuk tinggal.
Sebagian hanya singgah, lalu pulang ke rumah yang lebih abadi.
Singgah adalah kumpulan kisah tentang kehilangan yang tidak pernah benar-benar usai. Tentang doa-doa yang tak terucap, tentang cinta yang memilih mengikhlaskan, dan tentang seorang anak yang belajar bahwa melepas bukan berarti berhenti mencintai. Di balik dinding rumah sakit, di antara detak waktu yang tak bisa ditawar, lahirlah keputusan paling sunyi: membiarkan yang dicinta beristirahat.
Buku ini tidak menawarkan jawaban, hanya menemani. Tidak memaksa pembaca untuk kuat, hanya mengingatkan bahwa lelah pun manusiawi. Singgah ditulis untuk mereka yang pernah kehilangan, pernah berdoa dalam diam, dan pernah mencintai tanpa meminta untuk dimiliki.
Karena pada akhirnya, dunia hanyalah tempat singgah—
dan cinta sejati tahu kapan harus bertahan,
dan kapan harus mengikhlaskan.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain